Tanya Jawab Seputar Virus Corona Covid-19 by Covid19.go.id

Tanya Jawab Seputar Virus Corona Covid-19 by Covid19.go.id
AksesBlog.com - Sebelumnya saya sudah share perihal sejarah dan istilah penting Covid-19 yang perlu kamu ketahui agar menambah pengetahuan kamu. Tujuan saya agar kamu bisa lebih mewaspadai virus Covid-19 ini.

Namun buat kamu yang gak suka baca panjang lebar, dihalaman ini saya akan share secara singkat dan berdasarkan pertanyaan-pertanyaan penting dengan jawaban-jawaban yang berguna untuk kita semua, kamu bisa mempelajarinya dengan sangat mudah.

Berikut kurang lebih ada 20 pertanyaan, kamu bisa lompat kepertanyaannya langsung dengan memanfaatkan widget daftar isi yang sudah saya sediakan. Semoga bermanfaat.

Apa itu virus corona baru dan COVID-19?

Virus corona baru atau novel coronavirus (nCoV) adalah jenis virus corona baru yang menimbulkan penyakit yang bernama COVID-19. Sebelum dikenal sebagai COVID-19, penyakitnya dikenal sebagai virus corona baru 2019 atau 2019-nCoV.

Virus corona baru adalah virus baru, tapi mirip dengan keluarga virus yang menyebabkan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan sejumlah influensa biasa.

Lebih lengkap : Covid-19 Corona Virus

Apa saja pengobatan infeksi virus corona (COVID-19) yang tersedia?

Saat ini belum ada pengobatan khusus yang efektif untuk infeksi virus corona baru. Vaksin mungkin baru bisa tersedia 18 bulan ke depan (2021). Sementara ini, cara terbaik adalah melakukan tindakan pencegahan, yaitu:
  1. Sering suci tangan pakai sabun dan air mengalir
  2. Hindari menyentuh muka
  3. Jauhi orang yang menunjukkan gejala (demam, batuk kering, kelelahan)
  4. Bila Kamu mengalami demam, rasa lelah dan batuk kering, segera cari pengobatan
  5. Kamu dapat menguatkan sistem kekebalan diri dengan melakukan perilaku sehat, seperti olah raga teratur, makan makanan bergizi seimbang, tidak merokok dan memastikan Kamu dan anak Kamu mendapat imunisasi lengkap.

Adakah obat khusus untuk mencegah atau mengobati virus corona baru?

Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati penyakit yang disebabkan virus corona baru (COVID-19). Mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit serius harus dibawa ke rumah sakit. Sebagian besar pasien sembuh karena perawatan untuk gejala yang dialami.

Beberapa perawatan spesifik saat ini tengah diteliti, dan akan melalui uji klinis. WHO membantu mempercepat upaya penelitian dan pengembangan dengan sejumlah mitra.

Sumber: WHO

Apa saja tanda atau gejala infeksi virus corona?

Bila seseorang terinfeksi virus, dia akan menunjukkan gejala dalam 1-14 hari sejak terpapar virus. Gejala umumnya adalah
  1. Demam
  2. Rasa lelah
  3. Batuk kering
Sebagian besar orang hanya akan mengalami gejala ringan, namun di kasus-kasus yang tertentu, infeksi dapat menyebabkan pnemonia dan kesulitan bernapas. Pada sebagian kecil kasus, infeksi virus corona bisa berakibat fatal. Orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes kemungkinan mengalami sakit lebih serius.

Karena gejala-gejalanya mirip flu biasa, maka perlu dilakukan tes untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi virus corona. Tes tersedia di rumah sakit-rumah sakit rujukan bagi orang yang mengalami gejala-gejala atas dasar perintah dokter.

Kunci pencegahan virus corona (COVID-19): Sering suci tangan pakai sabun dan air mengalir, hindari menyentuh muka, jauhi orang yang menunjukkan gejala (demam, batuk kering, kelelahan), bila batuk atau bersin: tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang dibuang langsung ke tempat sampah tertutup setelah dipakai.

Apa yang dimaksud dengan pandemi?

WHO (World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia) secara resmi mendeklarasikan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi pada tanggal 9 Maret 2020. Artinya, virus corona telah menyebar secara luas di dunia. Istilah pandemi terkesan menakutkan tapi sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan keganasan penyakit tapi lebih pada penyebarannya yang meluas. Ingat, pada umumnya virus corona menyebabkan gejala yang ringan atau sedang, seperti demam dan batuk, dan kebanyakan bisa sembuh dalam beberapa minggu.

Tapi bagi sebagian orang yang berisiko tinggi (kelompok lanjut usia dan orang dengan masalah kesehatan menahun, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes), virus corona dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Kebanyakan korban berasal dari kelompok berisiko itu. Karena itulah penting bagi kita semua untuk memahami cara mengurangi risiko, mengikuti perkembangan informasi dan tahu apa yang dilakukan bila mengalami gejala. Dengan demikian kita bisa melindungi diri dan orang lain.

Apakah paket kiriman dari wilayah yang ada kasus COVID-19 aman untuk diterima?

Ya. Kecil kemungkinan barang komersial terkontaminasi dari orang yang terinfeksi dan kecil juga risiko tertular virus corona baru dari paket yang sudah berpindah, berada dalam perjalanan, dan terpapar kondisi serta suhu yang berbeda-beda.

sumber: WHO

Apakah penyemprotan cairan disinfektan dapat melindungi saya dari virus corona?

Jawabannya bisa ya atau tidak. Cairan disinfektan bisa membersihkan virus pada permukaan benda-benda dan BUKAN pada tubuh atau baju dan TIDAK AKAN melindungi Kamu dari virus jika berkontak erat dengan orang sakit.

Virus berpindah melalui percikan batuk/bersin orang sakit yang kemudian terhirup orang lain atau menempel di permukaan benda yang kemudian disentuh lalu masuk melalui mata, hidung atau mulut orang lain. Cairan disinfektan dapat membersihkan virus yang menempel di permukaan benda seperti meja, gagang pintu atau saklar lampu yang kerap disentuh orang.

Membersihkan permukaan benda-benda itu sangat penting bila Kamu melakukan isolasi diri di rumah dan untuk menggunakan cairan disinfektan, pastikan Kamu sudah membaca petunjuk di label produk. Pemakaian cairan disinfektan secara langsung ke tubuh secara tidak tepat dapat membahayakan diri Kamu.

Apakah saya harus khawatir pada virus corona (COVID-19)?

Penyakit COVID-19 pada umumnya bersifat ringan, terutama pada anak-anak dan orang dewasa muda. Namun, infeksi juga dapat menyebabkan penyakit serius: sekitar 1 dari 5 orang yang terinfeksi membutuhkan perawatan di rumah sakit. Karenanya, wajar jika orang khawatir akan dampak wabah COVID-19 pada diri mereka dan orang-orang yang mereka sayangi.

Kita dapat menyalurkan kekhawatiran dengan cara melindungi diri kita, orang-orang yang kita sayangi dan masyarakat. Tindakan yang terpenting adalah rajin mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih tangan berbahan alkohol (minimal 60%) dan menutup hidung dan mulut saat batuk dan bersin dengan siku terlipat. Selain itu, tetap ikuti perkembangan informasi dan patuhi nasihat dinas kesehatan setempat termasuk untuk pembatasan perjalanan, pergerakan dan pertemuan.

Apakah saya sebaiknya menggunakan masker medis?

Gunakan masker hanya ketika Kamu batuk atau bersin demi melindungi orang lain. Bila Kamu tidak memiliki gejala-gejala itu, tidak perlu gunakan masker. Menggunakan masker tidak cukup melindungi diri dari infeksi virus corona. Sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir lebih efektif melindungi diri Kamu dari infeksi.

Jumlah masker di pasaran sangat terbatas dan tenaga kesehatan harus mendapatkan masker agar dapat menjalankan tugas-tugas mereka. Kita dapat membantu kerja petugas kesehatan dengan tidak membeli atau menggunakan masker khususnya saat tidak batuk atau bersin.

Apakah virus corona baru mempengaruhi orang yang lebih tua, atau apakah orang muda juga rentan?

Orang-orang dari segala lapisan usia dapat terinfeksi virus corona baru. Orang yang lebih tua, dan orang-orang dengan masalah kesehatan (seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung) akan lebih rentan untuk mengalami sakit parah.

WHO menyarankan semua orang mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari virus, misalnya dengan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%).

Sumber: WHO

Bagaimana cara terbaik mencuci tangan secara benar?

Langkah 1: Basahkan tangan dengan air mengalir

Langkah 2: Sabuni tangan

Langkah 3: Gosok semua permukaan tangan, termasuk telapak dan punggung tangan, sela-sela jari dan kuku, selama minimal 20 detik

Langkah 4: Bilas sampai bersih dengan air mengalir

Langkah 5: Keringkan tangan dengan kain bersih atau tisu pengering tangan yang harus dibuang ke tempat sampah segera setelah digunakan

Seringlah cuci tangan pakai pakai sabun, seperti sebelum makan, setelah batuk atau bersin, sebelum menyiapkan makanan, saat ke kamar mandi. Jadikan kebiasaan untuk mencuci tangan pakai sabun setelah dari luar rumah atau sebelum memasuki sekolah atau tempat lain dengan anak.

Bila sabun dan air mengalir tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan yang berbahan alkohol (minimal 60%).

Bagaimana caranya agar rumah saya aman dari penularan virus corona?

Pastikan keluarga menerapkan perilaku bersih, yaitu sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, di antaranya saat mereka tiba di rumah, sebelum makan dan setelah menggunakan kamar mandi.

Secara teratur bersihkan permukaan benda-benda yang sering tersentuh tangan, seperti saklar lampu atau gagang pintu dengan lap, tisu atau carian disinfektan. Cuci baju yang telah terpakai dengan deterjen dengan takaran sesuai label.

Bagaimana caranya supaya saya tetap aman saat berada di luar rumah?

Ingat bahwa Kamu tidak disarankan menggunakan masker kecuali memiliki gejala seperti demam, rasa lelah dan batuk kering. Agar tetap aman, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih tangan berbahan alkohol (min 60%), jauhi orang yang menunjukkan gejala sakit dan bila Kamu batuk atau bersin, tutup dengan siku terlipat atau tisu yang segera dibuang ke tempat sampah tertutup selesai digunakan.

Sementara ini, jangan bersalaman dengan orang lain atau saling menyentuh muka tapi gunakan cara bersalaman lain yang aman atau tidak saling menyentuh. Dalam keramaian, semisal di pasar atau di dalam bis, jaga jarak dengan orang lain, minimal sejauh jangkauan lengan (1 meter).

Selalu cuci tangan pakai sabun atau dengan cairan pembersih saat sampai di tempat kerja atau tujuan dan saat sampai kembali di rumah. Bila tersedia cairan pembersih gratis di tempat umum, gunakan untuk membersihkan tangan.

Bagaimana saya bisa menghindari risiko tertular?

Berikut ini 4 cara pencegahan yang dapat Kamu dan keluarga Kamu lakukan:
  1. Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih tangan berbahan alkohol (60%)
  2. Tutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah dipakai
  3. Jaga jarak bicara minimal 1 meter. Jauhi orang yang terlihat memiliki gejala-gejala flu
  4. Bila Kamu atau keluarga Kamu mengalami demam, batuk atau sesak napas, segera cari pengobatan medis

Bagaimana saya melindungi orang lansia (lanjut usia) di keluarga atau lingkungan?

Orang lansia paling rentan terhadap infeksi virus corona, khususnya mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau memiliki masalah pernapasan. Kamu dapat melindungi mereka dengan memotivasi mereka untuk sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Saat mengunjungi mereka, Kamu pun harus cuci tangan pakai sabun. Bila Kamu demam, batuk atau sesak napas, jangan kunjungi lansia atau orang-orang yang fisiknya lemah. Sebagai pengganti, Kamu dapat berkomunikasi via telepon atau cara lain.

Orang lansia atau mereka yang memiliki masalah kesehatan sebaiknya menghindari keramaian seperti festival, pasar atau kegiatan lain yang mendatangkan keramaian. Kamu dapat membantu mereka dengan mengerjakan tugas mereka sambil berhubungan via telepone. Bagi lansia, berada di rumah terus bisa membuat kesepian, namun Kamu bisa menggembirakan mereka dengan membantu mereka tetap berhubungan dengan dunia luar dengan beragam teknologi komunikasi.

Bagaimana virus corona baru menyebar?

Virus dapat berpindah secara langsung melalui percikan batuk dan napas orang terinfeksi yang kemudian terhirup orang sehat. Virus juga dapat menyebar secara tidak langsung melalui benda-benda yang tercemar virus akibat percikan atau sentuhan tangan yang tercemar virus. Virus bisa tertinggal di permukaan benda-benda dan hidup selama beberapa jam hingga beberapa hari, namun cairan disinfektan dapat membunuhnya.

Jika tangan tercemar percikan, virus dapat menyebar melalui sentuhan antar-orang, karena itu penting untuk sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir serta sementara waktu, menghindari bersalaman atau saling mencium pipi.

Berapa lama virus ini bertahan di atas permukaan benda?

Belum dipastikan berapa lama virus penyebab COVID-19 bertahan di atas permukaan benda, tetapi perilaku virus ini menyerupai jenis-jenis coronavirus lainnya. Penelitian coronavirus, dan juga informasi awal tentang virus penyebab penyakit COVID-19, mengindikasikan virus dapat bertahan di permukaan benda antara beberapa jam hingga beberapa hari. Lamanya virus bertahan mungkin dipengaruhi kondisi-kondisi yang berbeda (seperti jenis permukaan, suhu atau kelembaban lingkungan).

Jika Kamu merasa suatu permukaan mungkin terinfeksi, bersihkanlah dengan disinfektan sederhana untuk membunuh virus dan melindungi diri Kamu dan orang lain. Cuci tangan Kamu dengan sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%). Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Kamu.

Sumber: WHO

Cara mengenakan, menggunakan, melepas dan membuang masker

Ingat, masker sebaiknya hanya digunakan tenaga kesehatan, orang yang merawat orang sakit, dan orang-orang yang memiliki gejala-gejala pernapasan, seperti demam dan batuk.
  1. Sebelum menyentuh masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%)
  2. Ambil masker dan periksa apakah ada sobekan atau lubang
  3. Pastikan arah masker sudah benar (pita logam terletak di sisi atas)
  4. Pastikan sisi depan masker (sisi yang berwarna) menghadap depan
  5. Letakkan masker di wajah Kamu. Tekan pita logam atau sisi masker yang kaku sampai menempel sempurna ke hidung
  6. Tarik sisi bawah masker sampai menutupi mulut dan dagu
  7. Setelah digunakan, lepas masker, lepas tali elastis dari daun telinga sambil tetap menjauhkan masker dari wajah dan pakaian, untuk menghindari permukaan masker yang mungkin terkontaminasi.
  8. Segera buang masker di tempat sampah tertutup setelah digunakan
  9. Bersihkan tangan setelah menyentuh atau membuang masker/ Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%)
Sumber: WHO

Mengapa orang yang dicurigai (suspek) tertular virus corona harus diisolasi setidaknya 14 hari?

Virus corona biasanya menunjukkan gejala-gejala dalam 1 – 14 hari. Karena itu, orang yang dicurigai harus diisolasi selama 14 hari, baik di rumah sakit, rumah atau lokasi lain dan dipantau gejala-gejala yang muncul seperti demam, batuk atau sesak napas. Untuk memastikan infeksi virus corona, suspek dapat mengikuti tes beberapa kali.

Selama isolasi, suspek harus mengikuti semua perintah petugas kesehatan untuk mencegah penyebaran virus. Di lain pihak, petugas kesehatan dan kita bersama harus selalu menunjukkan empati dan kasih sayang. Mereka yang diisilolasi biasanya mengalami kesepian, kekhawatiran dan yang jelas, sakit yang mereka alami bukanlah kemauan mereka sendiri. Kamu dapat mendukung mereka dengan mencari tahu kebutuhan-kebutahan mereka dan membantu sejauh yang Kamu bisa.

Siapa yang berisiko mengalami sakit serius akibat virus corona (COVID-19)?

Para ahli masih mempelajari dampak COVID-19 terhadap manusia, tetapi sejauh ini lansia dan orang-orang yang sudah memiliki masalah kesehatan (seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker atau diabetes) terindikasi mengalami sakit yang lebih parah.

Sumber: WHO

Dari sekian banyak pertanyaan tersebut, poin terpenting ialah dengan menhindari terpapar virus ini seusuai tips-tips yang sudah dibagikan diatas. Terutama poin berikut ini yang sering diulang-ulang dan diingatkan ditiap jawaban pertanyaan :
Cuci tangan Kamu dengan sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%). Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Kamu.
Saya pribadi sudah mulai menerapkannya semenjak virus ini sudah mulai heboh di dunia, terutama di sepakbola yang ikut berhenti karena virus ini. Semoga virus ini segera menghilang, dan segera kita hidup sebagai mana biasanya. Aamiin.

Sumber artikel : https://www.covid19.go.id/tanya-jawab/

Tidak ada komentar untuk "Tanya Jawab Seputar Virus Corona Covid-19 by Covid19.go.id"

Berlangganan via Email